Home » Cerita Dewasa » Cerita Sex Bersandaran Kursi

cerita-sex-bersandaran-kursiCerita Sex Bersandaran Kursi

Cerita Dewasa Tak lama lantas acara mandiku selesai. Aku lantas keluar dari tempat shower dan menggapai handuk yang senantiasa tergantung dibelakang pintu kamar mandiku. handuk itu, aku mengeringkan tubuhku. Kembali ke kamar tidur, aku lantas melakukan pengambilan pakaian dalam yang di taruh diatas tempat tidur dan kupakai. sesudah itu, handuk yang kupakai kuhamparkan di sandaran kursi yang ada di kamarku.

Aku membaringkan diriku ke atas tempat tidur. Bagian tubuhku yang tidak terutup oleh bra dan celana dalam yang kupakai, langsung menyentuh lembutnya sprei tempat tidurku. Aku mengambil ketetapan untuk beristirahat. waktu baru saja hendak terlelap, aku mendengar nada/suara bel pintu. Aku lantas bangkit dari tempat tidurku dan menggapai jubah tidur satinku yang mempunyai warna merah muda yang tergantung di balik pintu kamarku. sembari berjalan ke arah pintu depan, aku memakai jubah tidurku terburu-buru. Perihal ini sudah pasti menyebabkan pada bagian dada tidak tertutup rapi.

Langkah-langkah kakiku menyebabkan celana dalamku terlihat dari belahan jubah tidurku yang panjangnya cuma sepaha. Aku tidak perduli, aku cuma berpikir siapa yang datang. waktu aku membongkar pintu, aku melihat seorang anak lelaki mempunyai umur 14 tahun. Dia ialah anak dari tetangga di depan Tempat Tinggalku. Ditangannya dia membawa sesuatu kotak. pada awalnya layaknyanya dia terkejut melihat tampilanku sebab dia bisa melihat sebagian bra yang tidak tertutup oleh jubah tidurku. Cerita Sex Bersandaran Kursi

Pencarian Konten:

Daftar Gratis Bos, Dapat Bonus Juga Lo...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *